Judul Buku: Farm Bigbook: Budi Daya Ikan Konsumsi Di Air Tawar.
Penulis: M.Ghufran H.Kordi K.
Penerbit: Andi, 2015
Budi daya air tawar (freshwater aquaculture) di Indonesia telah
berkembang cukup pesat dan relatif maju. Lahan untuk budi daya air tawar
terdiri dari danau, sungai, waduk, situ, rawa-rawa, sawah, dan genangan
air lainnya. Teknologi budi daya air juga terus berkembang, sehingga
budi daya tawar tidak hanya bergantung pada potensi lahan konvensional
yang ada, tetapi juga dapat memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini
dianggap tidak ideal untuk budi daya perairan. Penggunaan kolam terpal,
drum, dan toren untuk budi daya ikan di lahan-lahan tandus, tanah
porous, dan lahan sempit merupakan inovasi cerdas dalam budi daya air
tawar.
Demikian juga, komoditas perikanan yang dibudidayakan di
air tawar pun semakin banyak. Buku ini menyajikan teknologi budi daya 28
ikan konsumsi di air tawar, yaitu : Ikan Mas, Nila, Lele, Gurami,
Patin, Bawal Air Tawar, Tawes, Baung, Betutu, Jelawat, Nilem, Mujair,
Belut, Sidat, Bandeng, Kakap Putih, Belida, Betok, Baster, Gabus, Karper
Rumput, Lalawak, Lampan, Mola, Semah, Sepat, Tambakan, dan Toman.
Sajian
mengenai teknologi budi daya ikan-ikan tersebut di dalam buku ini
meliputi pasar dan prospek budi daya, biologi, pembenihan, pendederan,
dan pembesaran. Karena itu, buku ini ditujukan kepada
investor/pengusaha, pengambil kebijakan, praktisi akuakultur (petani
ikan/pembudidaya, perekayasa, konsultan, penyuluh/tenaga lapangan), dan
akademisi perikanan, peternakan, biologi, dan ekonomi.*** Farm Bigbook: Budi Daya Ikan Konsumsi Di Air Tawar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar